Apa itu pemasangan NGT?
Pemasangan NGT atau nasogastric tube intubation adalah pemasangan selang lunak dan lentur yang terbuat dari plastik melalui hidung untuk membantu orang yang sulit menelan agar tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Prosedur ini juga dapat dilaksanakan sebagai cara mengosongkan lambung dari zat-zat beracun
Orang Indonesia juga mengenalnya dengan istilah selang makan atau sonde. Pada pemasangan NGT, selang yang masuk lewat hidung akan diteruskan hingga melewati kerongkongan dan pada akhirnya mencapai lambung.
Kenapa prosedur pemasangan NGT diperlukan?
Pemasangan selang nasogastrik umumnya dilakukan untuk beberapa tujuan di bawah ini:1. Sebagai langkah diagnostik
Pasang NGT bisa dianjurkan untuk memastikan diagnosis dari sederet penyakit berikut:- Mendeteksi penyebab perdarahan pada saluran cerna atas
- Mengambil sampel cairan lambung untuk dianalisis di laboratorium
- Sebagai sarana untuk memasukkan zat kontras selama pemindaian saluran cerna atas
2. Sebagai langkah pengobatan
Dokter bisa menyarankan pemasangan selang nasogastrik untuk menangani berbagai masalah saluran cerna yang meliputi:- Mengurangi tekanan dan gas dalam rongga perut karena penyumbatan usus serta radang pankreas, atau pascaoperasi rongga perut.
- Melakukan bilas lambung pasa pasien yang mengalami keracunan makanan atau zat kimia tertentu.
- Memberikan makanan dan obat-obatan pasa pasien yang tidak bisa makan dan menelan secara normal.
Siapa yang tidak boleh menjalani prosedur pemasangan NGT?
Tidak semua orang merupakan kandidat yang cocok untuk menjalani pemasangan NGT. Dokter tidak menyarankan prosedur ini pada orang yang mengalami:- Cedera berat pada area wajah
- Baru menjalani operasi di area sekitar hidung
- Gangguan pembekuan darah
- Pelebaran pembuluh darah vena di kerongkongan (varises esofagus)
- Baru menjalani operasi pengikatan varises esofagus
- Menelan zat beracun yang bersifat basa
Apa saja persiapan sebelum menjalani pemasangan NGT?
Persiapan yang dapat dilakukan sebelum menjalani prosedur pasang NGT meliputi:- Mendiskusikan manfaat dan risiko prosedur dengan dokter.
- Menjalani pemeriksaan medis.
- Memberitahukan pada dokter bila pasien mengalami penyakit tertentu dan rutin mengonsumsi obat-obatan. Dokter mungkin akan meminta pasien untuk berhenti meminum beberapa jenis obat, seperti obat pengencer darah.
- Setelah pasien setuju dan memahami manfaat maupun risiko prosedur, pasien akan diminta untuk menandatangani formulir persetujuan prosedur.
Bagaimana prosedur pemasangan NGT dilakukan?
Secara garis besar, pasang NGT dilaksanakan dengan langkah-langkah berikut:- Pasien akan diminta untuk duduk tegak.
- Dokter akan melakukan pemeriksaan pada rongga hidung untuk memastikan tidak ada kelainan sebelum memasang selang makan.
- Dokter spesialis anestesi akan memberikan obat bius lokal. Obat ini akan menyebabkan mati rasa pada area hidung dan kerongkongan untuk sementara, namun pasien tetap sadar.
- Dokter kemudian mengoleskan jel pada selang NGT. Selain untuk mempermudah masuknya selang saat didorong dari hidung menuju lambung, jel ini dapat mengurangi nyeri pada hidung dan kerongkongan pasien.
- Ketika selang NGT didorong melewati lubang hidung menuju lambung, pasien akan diminta membantu masuknya selang dengan melakuakn gerakan menelan.
- Setelah selang sampai di lambung, dokter akan melakukan rontgen dada untuk memastikan posisi selang sudah tepat.
Apa saja yang perlu diperhatikan setelah pasang NGT?
Pemasangan NGT dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada hidung dan kerongkongan. Pasien juga bisa merasa ingin muntah.Bila pasang selang makan dilakukan untuk tujuan diagnostis, pasien dapat langsung pulang ke rumah setelah prosedur selesai. Namun jika prosedur ini bertujuan sebagai langkah pengobatan, pasien mungkin perlu menjalani rawat inap selama beberapa hari di rumah sakit.Setelah pasang NGT dan selama perawatan di rumah sakit, pemantauan rutin akan dilakukan untuk mengawasi:- Seberapa banyak cairan yang masuk ke tubuh dan yang dibuang lewat urine.
- Ada tidaknya penyumbatan pada selang makan. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menyedot keluar cairan dari selang NGT. Bila terjadi sumbatan, pembilasan selang dengan cairan saline mungkin diperlukan.
- Kondisi kulit di sekitar selang NGT. Perawat akan mengevaluasi ada tidaknya kemerahan, pembengkakan, atau perdarahan pada lokasi pemasangan selang.
- Ada tidaknya kondisi kembung pada perut pasien.
Apa saja komplikasi pemasangan NGT?
Seperti tindakan medis pada umumnya, pemasangan selang makan juga memiliki risiko. Beberapa komplikasi pasang NGT yag mungkin terjadi meliputi:- Sakit pada tenggorokan
- Hidung tersumbat
- Mimisan ringan
- Pneumonia aspirasi, misalnya karena adanya isi lambung yang masuk ke jalur napas dan paru-paru
- Luka pada kerongkongan
- Selang NGT yang salah masuk ke jalur napas
- Kejang pada jalur pernapasan yang menyebabkan pasien sulit bernapas
Diskusikan secara rinci mengenai risiko-risiko tersebut dengan dokter. Pada umumnya, dokter akan menganjurkan pasang NGT setelah mempertimbangkan bahwa manfaat prosedur ini lebih besar dari risikonya.
0 Komentar